Skip to main content

Agus Salim Memintal Mimpi

Tiap petang seusai salat magrib Agus Salim duduk di depan alat memintal. Mimpi yang pernah menghinggapinya sudah dikumpulkan dalam bejana. Biasanya tiap tiga sampai empat jam ia akan mulai memintal mimpi-mimpi tadi menjadi benang, biar kelak suatu saat bisa dijualnya atau dirajutnya untuk dijadikan hiasan dinding. Apabila semua mimpi dalam bejana sudah menjadi benang, akan ia simpan benang-benang tadi di dalam lemari. Apabila lemari-lemarinya sudah penuh dengan benang, maka ia akan mulai merajut benang-benang menjadi hiasan dinding. Apabila beberapa hiasan dinding sudah selesai dan ia merasa lelah merajut, maka sisa benang-benang tadi di jualnya demikian juga dengan hasil rajutannya. Begitulah rutinitas kehidupan Agus Salim, seumur hidupnya ia terus bermimpi, memintal mimpi jadi benang, merajutnya, lalu menjualnya. Tak pernah sekali pun terpikir olehnya untuk menjadikan mimpi-mimpi tadi jadi kenyataan.[]

Comments

  1. weiii... Melayu nian lah pulak^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahah dalam rangka misi terselubung 😁😀

      Delete
  2. kasihan, saat terbangun ia sudah lusuh karena kerja yang ia lakukan dalam mimpi begitu melelahkan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehee gak sampai kebagian itu heheeh sbb ceritanya ngulang lagi dr awal 😂

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Spammer : Siapkan Napas Agar Tidak Tertatih

Rasa penasaran adalah hal yang paling banyak dijumpai dalam novel-novel thriller, tidak terkecuali dalam novel yang ditulis oleh Ronny Mailindra ini. Spammer, demikian judulnya tercetak. Jujur aku bukanlah orang yang sangat mengerti tentang teknologi serta juga bukan pakar IT, dan itu bukan masalah meski novel ini berkisah tentang hal-hal demikian, tentang virus komputer, tentang hacker, tentang internet, dan lain-lain. Namun bagusnya saat membaca novel ini aku tidak dibuat bingung dengan istilah yang ada, tidak dibuat bertanya apa artinya ini itu tentang IT, semuanya jelas, lugas, dan tepat. Mungkin hal-hal seperti itulah yang memang seharusnya ada dalam novel thriller. Sejauh ini hanya novel LelakiHarimau Eka Kurniawan yang bisa aku bilang sebagai thriller yang mendayu-dayu, cuman ini beda kasus dan tak bisa dibandingkan. Karena Spammer jelas lebih fokus pada genre suspense/thriller ala film JasonBourne. Kuanggap kalian semua tahu dengan film Bourne (yang ini sedikit maksa).Secara g…

#hamilintemansendiri : #temantapimenikah

Jujur aku bukanlah orang yang mengikuti berita para artis di TV. Demikian juga aku tidak tahu kalau  Ayudia Bingslamet dan Dittopercussion itu pasangan artis. Sungguh kurang kekinian jika aku bisa pinjam istilah anak jaman sekarang. Tapi untunglah aku punya teman yang selalu up to date tentang hal-hal macam itu, hingga akhirnya sampailah sebuah saran untukku (sedikit dipaksa) membaca novel yang punya judul unik ini, #temantapimenikah.Jika boleh dikatagorikan, menurutku novel ini tergolong novel yang sangat ringan, isinya santai, lucu, dan sedikit bikin galau. Jika dikatakan luar biasa, tidak juga. Malah biasa saja, hanya saja mungkin karena yang nulis pasangan artis berdasarkan kisah nyata hidup mereka maka banyak orang dibuat penasaran. Biasanya aku menyebut novel semacam ini sebagai novel selingan, bukan berarti tidak penting, sebab yang namanya selingan itu sangat perlu agar pikiran segar, dan hidup tidak membosankan. Jadi apa novel ini? Ya begitulah (hahahaha).Bercerita tentang Ay…

Pengakuan Anton Chekhov dalam cerpen-cerpennya

Siapa itu Anton Chekhov?  Mungkin itu pertanyaan awal yang terlintas di benak kalian semua. Sebagai sebuah pembuka tulisan ini, aku akan menjelaskan sedikit tentang lelaki yang ternyata menutup usianya  di usia 44 tahun.Anton Chekhov adalah seorang sastrawan asal Rusia yang sangat banyak menulis cerpen. Di dalam buknya ini dia sampai disebut sebagai Raja Cerita Pendek. Kebanyakan cerpen yang ditulisnya memang sangat pendek, bahkan ada yang hanya terdiri dari 6 paragraf saja seperti cerpen yang berjudul Lobak. Namun ada juga yang terlampau panjang seperti Wanita Dengan Anjing.Dia mulai mengirim cerpen-cerpennya ke majalah humor pada saat dia tinggal di Moskow untuk meneruskan kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Moskow.  Tujuan awalnya untuk membantu keuangan keluarganya. Namun setelah lulus dan mulai menekuni karir sebagai dokter, dia malah semakin tertarik pada dunia sastra.Dalam buku kumpulan cerpen yang berjudul Pengakuan ini, Anton Chekhov banyak membahas tentang kehidupan so…